Halaman

Rabu, 12 Desember 2012

JENIS JOIN PADA STANDARD SQL ANSI



 
1  CROSS JOIN 
Menghasilkan cross product antara dua tabel sama dengan join tanpa kondisi (cartesian 
product) di oracle 
2  NATURAL JOIN 
-  Hanya ada satu kolom yang sama pada kedua tabel 
-  Tipe data sama atau satu family atau tipe berbeda tetapi masih bisa dilakukan auto 
konversi. 
 3  CLAUSA USING PADA NATURAL JOIN. 

Digunakan jika dari kedua tabel ada kolom yang namanya sama lebih dari satu. Untuk 
kondisi seperti ini, maka gunakan USING. 
 
Jika menggunakan NATURAL JOIN untuk kedua tabel diatas hasilnya akan seperti ini : 

SELECT ID_PEG,NAMA,KODE_BAG,NAMA "JABATAN" FROM PEGAWAI NATURAL JOIN BAGIAN1;
 no rows selected 
Harus ditentukan kolom mana yang akan digunakan sebagai kondisi join dengan USING clausa.  
Jangan gunakan nama tabel atau alias pada kolom yang digunakan pada USING.

SELECT P.ID_PEG,P.NAMA,KODE_BAG,B.NAMA "JABATAN"
FROM PEGAWAI P JOIN BAGIAN1 B USING(KODE_BAG);

Perbandingan perintah diatas jika menggunakan syntax join Oracle adalah sebagai berikut: 

SELECT P.ID_PEG,P.NAMA,P.KODE_BAG,B.NAMA "JABATAN" FROM PEGAWAI P, BAGIAN B WHERE P.KODE_BAG = B.KODE_BAG;


Page 8 of 10 
www.klik‐oracle.web.id 
Oleh : Bambang Sutejo 
4  CLAUSA ON PADA NATURAL JOIN. 
Pada natural join prinsip dasarnya adalah kolom yang digunakan mempunyai nama yang sama. 
Jika pada kedua tabel yang akan dijoin tidak ada kolom yang namanya sama maka gunakan 
ON. 
 
CREATE TABLE DEPT1 (KODE        NUMBER(2) PRIMARY KEY,  NAMA_DEPT       CHAR(10)
);  INSERT INTO DEPT1 VALUES('10','SYS.ADMIN');
INSERT INTO DEPT1 VALUES('20','PROGRAMMER');
INSERT INTO DEPT1 VALUES('30','ANALIS'); INSERT INTO DEPT1 VALUES('40','DBA');
INSERT INTO DEPT1 VALUES('50','NETWORKING');

SQL> DESC DEPT1  Name                                      Null?    Type  ----------------------------------------- -------- -------------
 KODE                                      NOT NULL NUMBER(2)  NAMA_DEPT                                          CHAR(10) 
SQL> DESC PEGAWAI  Name                                      Null?    Type  ----------------------------------------- -------- -------------
 ID_PEG                                    NOT NULL NUMBER(2)  NAMA                                               CHAR(10)  KODE_BAG                                           NUMBER(2) 

SELECT P.ID_PEG,P.NAMA,D.KODE_BAG,D.NAMA_DEPT "JABATAN"
FROM PEGAWAI P NATURAL JOIN DEPT1 D; -->HASILNYA ?? 
SELECT P.ID_PEG,        P.NAMA,        P.KODE_BAG,
       D.NAMA_DEPT "JABATAN" FROM PEGAWAI P JOIN DEPT1 D ON (P.KODE_BAG = D.KODE);

KOMBINASI JOIN: 
Untuk mencoba kombinasi join yang ada di bawah ini, login sebagai user HR. 

CONNECT hr/hr   SELECT EMPLOYEE_ID,LAST_NAME,DEPARTMENT_NAME,CITY
FROM EMPLOYEES E JOIN DEPARTMENTS D ON D.DEPARTMENT_ID = E.DEPARTMENT_ID
JOIN LOCATIONS L ON D.LOCATION_ID = L.LOCATION_ID; 
ATAU

Page 9 of 10 
www.klik‐oracle.web.id 
Oleh : Bambang Sutejo 
  SELECT EMPLOYEE_ID,LAST_NAME,DEPARTMENT_NAME,CITY
FROM EMPLOYEES 
JOIN DEPARTMENTS 
USING (DEPARTMENT_ID)
JOIN LOCATIONS 
USING (LOCATION_ID);

Persamaan dengan syntax Oracle 
  SELECT EMPLOYEE_ID,LAST_NAME,DEPARTMENT_NAME,CITY FROM   EMPLOYEES E, DEPARTMENTS D, LOCATIONS L WHERE  E.DEPARTMENT_ID = D.DEPARTMENT_ID AND    D.LOCATION_ID = L.LOCATION_ID;


5  LEFT OUTER JOIN   SELECT P.ID_PEG,P.NAMA,P.KODE_BAG,B.KODE_BAG,B.NAMA "JABATAN" FROM PEGAWAI P LEFT OUTER JOIN BAGIAN B ON (P.KODE_BAG = B.KODE_BAG);

Persamaan dengan syntax Oracle 
  SELECT P.ID_PEG,P.NAMA,P.KODE_BAG,B.KODE_BAG,B.NAMA "JABATAN" FROM PEGAWAI P, BAGIAN B WHERE P.KODE_BAG = B.KODE_BAG  (+);

6  RIGHT OUTER JOIN 
SELECT P.ID_PEG,P.NAMA,P.KODE_BAG,B.KODE_BAG,B.NAMA "JABATAN"
FROM PEGAWAI P
RIGHT OUTER JOIN BAGIAN B
ON (P.KODE_BAG = B.KODE_BAG);

Persamaan dengan syntax Oracle 
  SELECT P.ID_PEG,P.NAMA,P.KODE_BAG,B.KODE_BAG,B.NAMA "JABATAN" FROM PEGAWAI P, BAGIAN B WHERE P.KODE_BAG (+) = B.KODE_BAG;

7  FULL OUTER JOIN   SELECT P.ID_PEG,P.NAMA,P.KODE_BAG,B.KODE_BAG,B.NAMA "JABATAN" FROM PEGAWAI P FULL OUTER JOIN BAGIAN B ON (P.KODE_BAG = B.KODE_BAG);

Persamaan dengan syntax Oracle 
  SELECT P.ID_PEG,P.NAMA,P.KODE_BAG,B.KODE_BAG,B.NAMA "JABATAN"
FROM PEGAWAI P, BAGIAN B
WHERE P.KODE_BAG = B.KODE_BAG  (+)
UNION
SELECT P.ID_PEG,P.NAMA,P.KODE_BAG,B.KODE_BAG,B.NAMA "JABATAN"
FROM PEGAWAI P, BAGIAN B
WHERE P.KODE_BAG (+) = B.KODE_BAG;

Rabu, 07 November 2012

Tipe Data Acces


1. Tipe Data Pada Ms.Access, MySQL, SQL Server, Oracle

Tipe Data Access
  1.  Memo, yaitu tipe data yang berisikan huruf atau kombinasi huruf dan angka. Tipe data ini memiliki panjang 65535 karakter.
  2. Number, yaitu tipe data yang berisikan angka untuk perhitungan matematis ( +, -, x, / ). Tipe data ini memiliki panjang 1, 2, 4, atau 8 byte (1 byte = 1 karakter = 8 bit binary).
  3. Date/Time, yaitu tipe data yang berisikan tanggal bulan dan tahun. Tipe data ini memiliki panjang 8 byte. formatnya biasanya dd/mm/yy atau mm/dd/yy.
  4. Currency, yaitu tipe data yang berisikan angka yang melibatkan 1 sampai 4 angka di belakang koma (desimal). Tipe data ini mampu terlibat dalam perhitungan sampai 15 digit di depan koma, dan 4 digit di belakang koma. Panjangnya 8 byte.
  5. AutoNumber, yaitu tipe data yang berisikan angka yang mengalami increment (penambahan dengan skala kelipatan yang tetap). Defaultnya adalah 1. Panjangnya 4 byte. biasanya akan urut.
  6. Yes/No, yaitu tipe data yang berisikan jawaban yes/no, true/false, atau on/off. Panjangnya hanya 1 bit (bukan byte).
  7. OLE Object, yaitu tipe data yang berisikan bermacam-macam object, seperti file Ms Word, spreadheet milik Ms Excel, grafik, gambar, dan sebagainya. Ukurannya tak terbatas, tergantung dari kapasitas hardisk.
  8. Hyperlink, yaitu tipe data yang berisikan link ke sebuah object atau situs Panjangnya 2048 karakter.

  Tipe Data MySQL
  1. Bit.  Tipe data bit hanya bisa menerima input angka 1 dan 0 sebagai nilai (atau bisa juga null, yang berarti tidak ada nilai). Tipe data ini sangat membantu jika Anda ingin menghasilkan output yes/no, true/false, dsb. 
  2. Int. Tipe data ini mungkin sudah banyak dikenal oleh Anda. Tipe data ini dapat menerima nilai mulai dari -231(-2,147,483,648) hingga 231-1 (2,147,483,647). Tipe data ini menghabiskan 4 bytes untuk menyimpan data pada harddisk. 
  3. Bigint. Tipe data ini mirip dengan int, hanya saja nilai yang diterima lebih besar daripada int. Tipe data ini dapat menerima nilai mulai dari -263 (-9,223,372,036,854,775,808) hingga 263-1 (-9,223,372,036,854,775,807). Tipe data ini menghabiskan 8 bytes untuk menyimpan data pada harddisk. 
  4. Smallint. Tipe data ini juga mirip dengan int, hanya saja nilai yang diterima lebih kecil dari int. Tipe data ini dapat menerima nilai mulai dari -215 (-32,768) hingga 215-1 (32767). Tipe data ini hanya membutuhkan 2 bytes untuk menyimpan data pada harddisk. 
  5. Tinyint. Tipe data ini menerima nilai yang lebih kecil dari smallint. Nilai yang bisa diterima mulai dari 0 hingga 255, dan hanya membutuhkan 1 bytes untuk menyimpan data pada harddisk. 
  6. Decimal. Tipe data ini menerima nilai yang lebih presisi dibanding tipe data integer yang telah dibahas sebelumnya. Tipe data ini menggunakan 2 parameter untuk menentukan tingkat presisi nilai yang diterima; precision dan scale. Precision adalah jumlah digit yang bisa diterima oleh field, sedangkan scale adalah jumlah angka di belakang koma yang bisa diterima oleh field. Jadi, jika kita membuat parameter precision sebanyak 5 dan scale sebanyak 2 maka field kita bisa menerima nilai seperti ini : 123,45. Tipe data ini bisa menerima nilai mulai dari -1038hingga 1038-1. Tipe data ini menghabiskan 5-17 bytes untuk menyimpan data pada harddisk, tergantung pada tingkat kepresisian nilai yang dimasukkan. 
  7. Numeric. Tipe data ini pada dasarnya sama dengan tipe data decimal. Jadi tipe data ini bisa disebut sinonim dari decimal. 
  8. Money. Tipe data ini dapat menerima nilai mulai dari -263 (-9,223,372,036,854,775,808) hingga 263-1 (-9,223,372,036,854,775,807). Tipe data ini menghabiskan 8 bytesuntuk menyimpan data pada harddisk. 
  9. Smallmoney. Tipe data ini pada dasarnya sama dengan tipe data money, hanya saja nilai yang diterima lebih kecil, yaitu mulai dari -214,748.3648 hingga 214,748.3647. Tipe data ini menghabiskan 4 bytes untuk menyimpan data pada harddisk. 
  10. Float.Tipe data ini mirip dengan tipe data decimal, hanya saja paramater scale pada tipe data ini bisa menerima nilai yang tak terhingga, seperti pada nilai pi. Tipe data ini bisa menerima nilai mulai dari -1.79E + 308 hingga 1.79E +308. Jika Anda mendeskripsikan field dengan tipe data seperti ini : float(2), maka nilai output dari pi (misalnya) adalah 3,14. Angka 2 di dalam kurung menjelaskan berapa banyak angka yang harus ditampilkan dibelakang koma. Tipe data ini menghabiskan 4-8 bytes untuk menyimpan data pada harddisk. 
  11. Real. Tipe data ini mirip dengan tipe data float, hanya saja lebih kecil dibandingkan menerima nilai yang dengan float, yaitu mulai dari -3.40E +38 hingga 3.40E +38. Tipe data ini menghabiskan 4 bytes untuk menyimpan data pada harddisk. 
  12. Datetime. Tipe data ini dapat menerima nilai tanggal dan waktu mulai dari 1 Januari 1753 hingga 31 Desember 9999. Tipe data ini menghabiskan 8 bytes untuk menyimpan data pada harddisk. 
  13. Smalldatetime. Tipe data ini dapat menerima tanggal dan waktu mulai dari 1 Januari 1900 hingga 6 Juni 2079, dengan akurasi waktu yang digunakan adalah menit. Tipe data ini menghabiskan 4 bytes untuk menyimpan data pada harddisk. 
  14. Timestamp. Tipe data ini digunakan untuk mencatat record ketika data baru dimasukkan dan diupdate. Tipe data ini sangat berguna untuk mencari tahu perubahan yang terjadi pada database Anda. 
  15. Uniqueidentifier.Tipe data ini berfungsi untuk membuat nilai yang unik yang mungkin bisa tampil seperti ini 6F9619FF-8B86-D011-B42D-00C04FC964FF. Tipe data ini berguna jika Anda ingin membuat serial number atau id yang unik. 
  16. Char. Tipe data ini dapat digunakan untuk memasukkan data karakter non-Unicode dengan jumlah karakter yang fix. Tipe data ini bisa menerima hingga 8000 karakter, dan jumlah bytes yang dibutuhkan tergantung jumlah karakter yang dimasukkan. 1 karakter membutuhkan 1 bytes, sehingga jika Anda mendefinisikan seperti ini : char(5) maka field tersebut hanya bisa menerima karakter sebanyak 5 buah karakter dengan space yang dibutuhkan untuk menyimpan data pada harddisk sebanyak 5 bytes.  
  17. Varchar. Tipe data ini mirip dengan tipe data char, namun tipe data ini berguna bagi Anda yang tidak mengetahui secara pasti jumlah karakter yang akan dimasukkan oleh user. Tipe data ini juga bisa menerima nilai hingga 8000 karakter. Jadi, jika pada tipe data char, Anda mendefinisikan char(5), maka Anda akan selalu membutuhkan 5 bytes untuk menyimpan data pada harddisk, walaupun jumlah karakter yang dimasukkan hanya 1 hingga 4 karakter, maka pada tipe data ini, jumlah bytes yang dibutuhkan akan lebih fleksibel. Misalnya jika Anda mendefinisikan varchar(30) untuk sebuah field, maka fieldtersebut dapat menerima data hingga 30 karakter (30 bytes), namun jika Anda hanya memasukkan 1 karakter, maka jumlah bytes yang dibutuhkan hanya sebanyak 1 bytes. 
  18. Varchar(max). Tipe data ini juga mirip dengan varchar, hanya saja, nilai yang bisa diterima mencapai 231-1(2,147,438,67) bytes data.  
  19.  Nchar. Tipe data ini mirip dengan tipe data char, namun tipe data ini bisa menerima nilai atau data Unicode (berbeda dengan tipe data char yang hanya bisa menerima nilai karakter non-Unicode). Tipe data ini bisa menerima nilai hingga 4000 karakter. Tipe data ini menghabiskan 2-8000 bytes untuk menyimpan data pada harddisk. Mengapa dibutuhkan 2-8000 bytes? Karena tipe data ini mengkali 2 bytes untuk setiap karakternya. Jadi jika user hanya memasukkan 1 karakter, maka dibutuhkan 2 bytesuntuk menyimpan data pada harddisk. 
  20. Nvarchar. Tipe data ini mirip dengan tipe data varchar, namun tipe data ini bisa menerima nilai atau data Unicode. Tipe data ini juga bisa mnerima nilai hingga 4000 karakter. 
  21. Nvarchar(max). Tipe data ini mirip dengan tipe data varchar(max), namun tipe data ini bisa menerima nilai atau data Unicode. Tipe data ini bisa menerima karakter hingga 231-1 (2,147,483,67) bytes data.  
  22. Binary.Tipe data ini dapat menerima data binary dengan maksimum 8000 bytes data. Tipe data ini diinterpretasikan sebagai string dari bit misalnya (110011001011).  
  23. Varbinary. Tipe data ini mirip dengan varchar, hanya saja nilai yang bisa diterima hanya data binary. Tipe data ini berguna untuk menyimpan data binary yang tidak diketahui dengan pasti jumlah bytes datanya.  
  24. Xml. Tipe data ini berguna untuk menyimpan data dalam format XML Document. Tipe data ini dapat menyimpan data hingga 2Gb. Tipe data ini merupakan tipe data baru yang terdapat di SQL Server 2005.  
  25. SQL_Variant. Tipe data ini merupakan tipe data baru di SQL Server 2005, saya pribadi belum mengetahui dengan pasti kapan saat yang tepat untuk mengimplementasikan tipe data ini. Tipe data ini disebutkan dapat digunakan untuk mengubah tipe data sesuai dengan apa yang dimasukkan oleh user. Mungkin, ilustrasinya seperti ini : jika user memasukkan angka ke dalam field dengan tipe data ini, maka SQL_Variant akan menyesuaikan menjadi int atau tipe data lain yang lebih sesuai (seperti varchar), tapi jika kemudian user mengisi field tersebut dengan tipe data char, sql_variant akan mengubahnya tipe data field untuk row tersebut menjadi char. Tipe data ini sebenarnya kurang disarankan untuk digunakan karena tidak adanya batasan yang jelas dalam penggunaannya, dan dapat menyebabkan collision data. 
  26. Image. Mendefinisikan binary data untuk menyimpan image seperti GIF, JPG, TIFF,dll.  
  27. Text.Menyimpan teks sampai dengan 2 GB. Text disebut juga dengan binary large objects (BLOBs).

Tipe Data pada SQL Server
  1.  Bit. Tipe data yang hanya menerima nilai 1 dan 0. Tipe data bit berfungsi untuk output yes/no, true/false dll. 
  2.  Int. Tipe data bilangan bulat berukuran 4byte. 
  3.  Bignt.Tipe data bilangan bulat berukuran8byte..  
  4.  Smallint. Tipe data bilangan bulat berukuran 2byte. 
  5.  Tinyint. Tipe data bilangan bulat berukuran 1byte. 
  6.  Decimal. Tipe data bilangan pecahan berukuran 5 s/d 17 byte. 
  7.  Numeric. Tipe data yangr sama dengan decimal. 
  8.  Money. Tipe data berukuran 8byte. 
  9.  Smallmoney. Tipe data berukuran 4byte. 
  10.  Float. Tipe data bilangan pecahan  berukuran 4 s/d 8byte dengan parameter scale yang tak terhingga. 
  11.  Real.  Tipe data bilangan pecahan berukuran 4byte. 
  12.  Datetime. Tipe data untuk tanggal dan jam dari 1 januari 1953 hinggh hhhhha 31 desmber 9999 berukaran 8byte. 
  13.  Smalldatetime. Tipe data untuk tanggal dan jam dari 1 januari 1900 hingga 31 desmber 2097 berukuran 4byte. 
  14.  Timestamp. Tipe data yang mengetahui perubahan database
  15.   Uniqueidentier Tipe data untuk membuat serial number atau id unik. 
  16.  Char. Tipe data string atau karakter berukuran 5byte berfungsi untuk memasukan karakter non-unicode  deengan jumlah karakter fix dan bisa menerima  800karakter. 
  17.  Varchar. Tipe data string yang digunkan untuk mengetahui jumlah karakter yang di pakai user. Tipe data ini bisa menerima 800 karakter.  
  18.  Varcharmax. Tipe data string yang sama dengan varchar  tapi berukuran jauh lebih besar 231-1(2,147,438,67) bytes data. 
  19.  Nchar. Tipe data string yang sama seperti char tapi tipe data ini bisa menerima karakter Unicode. Tipe data ini membutuhkan 2 kali penyimpanan pada setiap byte nya, tipe data ini berukuran 2-8000 bytes. 
  20.  Nvarcharadalah Tipe data string yang sama dengan varchar tapi tipe data ini bisa menerima karakter Unicode. 
  21.  Nvarcharmax Tipe data string yang sama dengan varcharmax tapi tipe data ini bisa menerima karakter Unicode. 
  22.  Binary. Tipe data ini dapat menerima data binary dengan maksimum 8000 bytes data yang diinterpretasikan sebagai string dari bit. 
  23.  Varbinarry. Tipe data ini mirip dengan varchar tapi tipe data ini untuk menerima data binary. Dan untuk menyimpan data binary yang tidak diketahui dengan pasti jumlah bytes datanya. 
  24.  XML. Tipe data  untuk menyimpan data dalam format XML Document.  Berukuran 2 Gb. Tipe data ini merupkan tipe data baru yang terdapat di SQL Server 2005. 
  25.  SQLVariant. Tipe data baru di sql server yang masih blm diketahui batasan dlam penggunaan.  
  26.  Image Tipe data untuk menyimpan image GIF, JPG, TIFF,dll. 
  27.  EXT. Tipe data text berukuran 2GB disebut juga binary large objects (blobs).

Tipe Data Pada Oracle
  1. Varchar2(size) : string yang memiliki panjang karakter vaiable dengan panjang maxial sebesar size. Tipe data ini memperbolehkan penyimpanan semua karakter yang dapat dimasukkan melalui keyboad. Maksimum size yang dapat disimpan sebesar 4000 bytes (karakter). Tipe data ini juga memungkinkan untuk mneyimpan data numerik. Biasanya space akan langsung dieliminasi jika menggunakan tipe ini. 
  2. Char(size): string dengan panjan gkarakter tetap sebesar ukuran size. Tipe data ini mempunyai kemampuan yang hampir sama yakni menyimpan karakter, hanya saja maksimum size yang disimpan hanya sebesar 2000 bytes. 
  3. Number(p,s) : tipe data number memiliki presisi p dan s digit dibelakan koma jika kita abaikan p dan s berarti dianggap sebagai tipe number floating point. Tipe data ini menyimpan bilangan interger sampai maksimum dari digit integer tersebut. misal untuk spesifikasi (5,2) berarti 3 digit sebelum koma dan 2 digit dibelakang koma. 
  4. Long : data karakter dengan ukuran panjang bervariasi, hingga mencapai 2 GB.(tipe data seperti ini tidak dapat digunakan sebagai primary key). 
  5. Raw(size) : tipe data berupa binary data dengan ukuran maksimal 255 bytes 
  6. Long Raw : Tipe data berupa binary data dengan ukuran maksimal 2 GigaBytes tidak dikonversi oleh oracle (data mentah apa adanya, spasi dihitung 1 karakter). 
  7. Date : Tipe data ini menyimpan waktu dan tanggal dari sebuah informasi, dengan komponen waktu yang dibulatkan ke detik terdekat. Untuk menampilkannya dalam teks harus menggunakan fungsi to_char. 
  8. Timestamp : tipe ini mirip dengan date. Di dalam tipe ini terdapat komponen waktu yang dapat langsung ditampilkan tanpa harus mengubahnya terlebih dahulu dengan fungsi to_char. 
  9. Clob : Tipe data ini memperbolehkan penyimpanan objek dengan ukuran yang sangat besar sekitar 4 GB. Clob mirip sekali dengan varchar2 hanya saja tipe data ini mempunyai kapasitas maksimum yang lebih besar. 
  10. Blob : tipe ini memperbolehkan penyimpanan objek binary yang besar dan tidak terstruktur. Contoh dari tipe data blob adalah suara dan video.


 2. Praktikum SPBD Pertemuan 2
create user muslimah IDENTIFIED BY mozza
 2 DEFAULT TABLESPACE USERS
 3 QUOTA UNLIMITED ON USERS;

SQL> conn muslimah // login dengan nama user lain

SQL> conn system

SQL> grant dba to muslimah // memberikan hak akses kepada user yang baru dibuat

SQL> select * from global_name;

SQL> select username from dba_users;

cara membuat table
create table karyawan(
nik char(10) not null primary key, //tidak boleh kosong dan merupakan kunci primer yang tidakboleh sama
nama varchar(20), // char:panjang karakter tetap varchar : panjang karakter bisa berubah
alamat varchar(50),
tgllahir date,
tglmasuk date,
jeniskelamin char(1),
status char(1),
goldarah char(2),
jmlanak int,
gajipokok number(12,0));

desc karyawan // melihat format table

mengisi data table
insert into karyawan
(nik,nama,alamat,tgllahir,tglmasuk,jeniskelamin,status,goldarah,jmlanak,gajipokok)
values('0001','muslimah','ajibarang','10-may-1992','10-aug-2011','P','B','o',0,
5000000);
//jumlah value harus sama dengan inputan


insert into karyawan
(nik,nama,alamat,tgllahir,tglmasuk,jeniskelamin,status,goldarah,jmlanak,gajipokok)
values('&nik','&nama','&alamat','&tgllahir','&tglmasuk','&jeniskelamin','&status','&goldarah',&jmlanak,&gajipokok);